Pembina Apel Pagi Tekankan Disiplin, Kesiapan Perkuliahan, dan Pentingnya Bersyukur
Padangsidimpuan, 31 Agustus 2026 — Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan kembali melaksanakan apel pagi pada Senin (31/8/2026) pukul 08.00 WIB di halaman Gedung FDIK. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan, mempersiapkan pelaksanaan perkuliahan semester ganjil, sekaligus meningkatkan komitmen sivitas akademika terhadap mutu dan kemajuan fakultas.
Apel pagi dipimpin oleh Armansyah Lubis, M.M, sementara doa dipimpin oleh Arifin Hidayat, S.Sos.I., M.Pd.I. Bertindak sebagai pembina apel, Dekan FDIK UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Lis Yulianti Syafrida Siregar, S.Psi., M.A.
Dalam amanatnya, Dekan menegaskan pentingnya kedisiplinan seluruh dosen dan pegawai dalam mengikuti apel pagi. Menurutnya, apel bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan bagian dari budaya kerja dan bentuk tanggung jawab bersama dalam membangun kedisiplinan di lingkungan fakultas.
“Saya memantau selama ini masih banyak dosen dan pegawai yang tidak mengikuti apel pagi tanpa alasan yang jelas. Karena itu, saya berharap ke depan kita lebih disiplin dan menjadikan apel pagi sebagai bagian dari komitmen kita bersama,” tegas Dekan.
Selain kedisiplinan, Dekan juga mengingatkan para dosen agar mempersiapkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dengan baik menjelang dimulainya perkuliahan perdana semester ganjil. Persiapan tersebut dinilai penting agar proses pembelajaran dapat berjalan terarah, sistematis, dan memberikan pelayanan akademik terbaik kepada mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan turut menyampaikan hasil kegiatan pendampingan akreditasi Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dan Manajemen Dakwah (MD) yang telah dilaksanakan sebelumnya. Dari kegiatan pendampingan tersebut, masih ditemukan sejumlah hal yang perlu diperbaiki, khususnya berkaitan dengan Laporan Evaluasi Diri (LED) dan sejumlah dokumen pendukung akreditasi lainnya.
Dekan meminta seluruh pihak terkait untuk segera melakukan pembenahan dan melengkapi berbagai dokumen yang masih membutuhkan perbaikan. Menurutnya, proses akreditasi bukan hanya tanggung jawab program studi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur fakultas.
Pada bagian akhir amanatnya, Dekan menyampaikan pesan yang lebih reflektif kepada seluruh peserta apel tentang pentingnya mensyukuri pekerjaan, kesempatan, dan amanah yang telah diberikan.
Beliau menceritakan pengalamannya ketika bertugas sebagai asesor pada sebuah perguruan tinggi swasta di Sumatera Barat. Dari pengalaman tersebut, ia melihat langsung semangat dan perjuangan luar biasa para dosen dan pegawai dalam mempertahankan serta mengembangkan institusinya.
“Saya terharu melihat semangat mereka. Ada yang gajinya masih di bawah UMR, bahkan terkadang menerima gaji satu kali dalam tiga bulan. Namun, ketika berbicara tentang akreditasi, mereka tetap berusaha dan bahkan rela mengeluarkan uang pribadi agar institusi mereka bisa terakreditasi,” ungkapnya.
Pengalaman tersebut, lanjut Dekan, menjadi pelajaran penting bahwa setiap orang perlu banyak bersyukur atas apa yang dimiliki dan amanah yang sedang dijalankan.
“Di luar sana masih banyak orang yang memiliki titel tinggi tetapi masih mencari pekerjaan. Maka, mari kita syukuri pekerjaan kita, kesempatan yang kita miliki, dan terus memberikan yang terbaik bagi institusi,” pesannya.
Apel pagi tersebut ditutup dengan doa. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika FDIK UIN Syahada Padangsidimpuan untuk terus meningkatkan kedisiplinan, mempersiapkan pembelajaran dengan baik, memperkuat budaya mutu, serta menjalankan tugas dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab.


