Prestasi Membanggakan! Dua Akademisi FDIK UIN Syahada Dipercaya Menjadi Asesor LAMGAMA

Padangsidimpuan, 14 September 2026. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Dua akademisi FDIK, Dr. Juni Wati Sri Rizki, S.Sos., M.A. dan Dr. Lis Yulianti Syafrida Siregar, S.Psi., M.A., resmi dipercaya menjadi Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan (LAMGAMA).

Kepercayaan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan Nomor: 05/DE/KEPLAMGAMA/IX/2026. Penetapan ini menjadi bagian penting dari pengakuan terhadap kompetensi, pengalaman, serta kapasitas akademik keduanya dalam mendukung pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia.

Keterpilihan Dr. Juni Wati Sri Rizki dan Dr. Lis Yulianti Syafrida Siregar sebagai asesor tidak hanya menjadi capaian personal, tetapi juga membawa nama baik FDIK dan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan ke ruang penguatan mutu pendidikan tinggi pada level yang lebih luas. Peran asesor menuntut ketelitian, integritas, profesionalitas, serta pemahaman yang kuat terhadap standar dan instrumen akreditasi.

Bagi FDIK, hadirnya dua akademisi sebagai asesor LAMGAMA menjadi energi positif dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Pengalaman dan wawasan yang diperoleh melalui keterlibatan dalam proses akreditasi di berbagai perguruan tinggi diharapkan dapat turut memperkaya praktik penjaminan mutu dan pengembangan program studi di lingkungan fakultas.

Dekan FDIK UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Dr. Lis Yulianti Syafrida Siregar, S.Psi., M.A., menyampaikan bahwa kepercayaan tersebut merupakan amanah sekaligus bentuk kontribusi akademisi dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi keagamaan.

Menurutnya, keterlibatan dosen dalam lembaga akreditasi merupakan kesempatan untuk memberikan kontribusi lebih luas bagi peningkatan mutu perguruan tinggi. Profesionalitas, objektivitas, dan integritas menjadi prinsip penting yang harus senantiasa dijaga dalam menjalankan tugas sebagai asesor.

Sementara itu, terpilihnya Dr. Juni Wati Sri Rizki, S.Sos., M.A. sebagai asesor LAMGAMA juga menjadi capaian yang patut diapresiasi. Kiprahnya di bidang akademik diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam proses evaluasi dan penguatan mutu program studi keagamaan di Indonesia.

Kepercayaan LAMGAMA kepada dua akademisi FDIK tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kapasitas sumber daya manusia di lingkungan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan terus berkembang. Tidak hanya berperan dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, para dosen juga mulai mengambil bagian strategis dalam ekosistem penjaminan mutu dan akreditasi pendidikan tinggi nasional.

Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika FDIK untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat budaya mutu, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi keagamaan.

Dua nama, satu amanah: menjaga mutu, memperkuat akreditasi, dan membawa nama baik UIN Syahada ke panggung pendidikan tinggi nasional.