
Padangsidimpuan, 25 September 2024. Tim IBCREV22 dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Syahada Padangsidimpuan Angkatan 2022 mencetak prestasi gemilang dengan meraih juara pertama dalam lomba film pendek bertajuk “HAGIOT NI ROHA”. yang diselenggarakan oleh UIN Syahada Padangsidimpuan pada tanggal 23 September 2024. Acara ini digelar untuk mengasah kreativitas mahasiswa dalam dunia perfilman dan seni visual.
Film “HAGIOT NIROHA” berhasil menyita perhatian dewan juri dan penonton berkat alur cerita yang kuat dan pengemasan visual yang menarik. Mengisahkan tentang perjalanan seorang pemuda yang mempunyai cita-cita tinggi dan keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikannya setelah menyelesaikan pedidikan di tingkat SLTA walaupun karena keterbatasan biaya.
TIM IBCREV22, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Kami sangat berterima kasih kepada semua yang telah mendukung kami, terutama dosen pembimbing dan teman-teman. Kemenangan ini bukan hanya untuk kami, tetapi juga untuk UIN Syahada Padangsidimpuan,” ujarnya dengan penuh rasa haru dan bangga.
Acara yang diikuti oleh utusan di berbagai Fakultas di UIN Syahada Padangsidimpuan dan mendapat sambutan antusias dari civitas UIN Syahada Padangsidimpuanengan keberhasilan ini, diharapkan TIM IBCREV22 KPI dapat terus berkarya dan berkontribusi. Selain itu, lomba ini juga bertujuan untuk mempromosikan film sebagai media efektif untuk menyampaikan pesan-pesan positif serta menjadi inspirasi bagi para pembuat film muda lainnya untuk terus berkarya dan mengeksplorasi potensi diri.
berikut sinopsisnya:
‘’KAMPUS KEBANGGAANKU’’
SINOPSIS
Dibawah teriknya matahari dan kicauan burung yang menjadi melodi indah
membersamai seorang pemuda yang sedang bekerja di ladang kebunnya dengan
bermodalkan cangkul, membuka film berdokumenter “Kampus Kebanggaanku” .Pemuda itu
berperang dengan pikiranya sendiri memikirkan masa depannya yang bercita-cita
melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Pemuda itu bernama Alfin ia tinggal bersama ibunya disebuah kampung kecil yang
asri. Setibanya dirumah ia bertanya kepada ibunya tentang kedatangan sekelompok
mahasiswa yang datang kekampungnya. Kemudian ibunya menceritakan tentang kedatangan
mahasiswa kampus yang sedang melaksanakan KKN dari Kampus UIN Syahada Padang
Sidimpuan. Melihat reaksi Alfin yang begitu antusias mendengarkan cerita tentang
mahasiswa KKN tadi,ibunya langsung memberikan semangat kepadanya agar senantiasa
berusaha untuk mewujudkan cita-cita anaknya itu.
Keesokan harinya Alfin yang bergegas menuju ladang kebunnya bertemu dengan
Bapak Kepala desa yang menyuruhnya untuk membawa mahasiswa KKN tersebut berjalan-
jalan sambil memperkenalkan desa. Ditengah perjalanan salah satu mahasiswa KKN bertanya
kepada Alfin mengenai sekolahnya, Alfin sontak menjawab bahwa ia ingin kuliah namun ia
belum tahu bagaimana caranya masuk ke perguruan tinggi.Mendengar pernyataan Alfin,
mahasiswa KKN tersebut menyarankan agar mereka berjumpa diposko untuk membahas
kelanjutan mengenai kampus UIN Syahada Padangsidimpuan.
Setibanya Alfin diposko mahasiswa KKN menyambutnya penuh dengan gembira
sambil memulai perbincangan mereka,mahasiswa kKN tersebut memperkenalkan kampus
yang bernama Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary yang disingkat
dengan UIN Syahada di kota Padang Sidimpuan yang merupakan salah satu perguruan tinggi
terbaik di Sumatra Utara.
Kampus tersebut memiliki program unggulan yakni Ma`had Al-Jami`ah seluruh
mahasiswa diwajibkan untuk berasrama sebagai awal pembinaan Akhlak dan pembelajaran
Bahasa Arab dan Inggris dan memperdalam ilmu agama lainnya. Universitas ini juga memiliki Paradigma yaitu Teoantropoekosentris yang memiliki makna terdiri dari Kajian
Ketuhanan (Al-Ilahiyah) yang menjadi hamba Allah SWT,Kajian Kemanusiaan (Al
Insaniyah) dalam hal kebermanfaatan manusia sebagai makhluk sosial yang saling
membutuhkan dan Kajian (Al-Kauniyah) yang berarti menjadi khalifah yang menjaga
lingkungan dan alam sekitar.
Mendengar cerita tersebut Alfin terkagum kagum sambil menanyakan bahwa dia
berkeinginan masuk ke kampus tersebut namun mempunyai sedikit kendala tentang biaya
kuliahnya, Mahasiswa KKN tersebut memperjelas bahwa di kampus ini telah banyak bea
siswa yang menunjang kebutuhan bagi mahasiswa yang tidak mampu dan berprestasi.
Akhir Film ini ditutup dengan Alfin yang akhirnya melanjutkan pendidikan nya di
kampus UIN Syahada Padangsidimpuan dengan sangat bergembira dan berterima kasih atas semua nasihat dan
arahan mahasiswa-mahasiswa KKN tersebut.
Padang Sidimpuan,21 Juli 2024
KPI 22
Selamat kepada TIM IBCREV22 Terus berkarya dan mengharumkan nama almamater!