Sejarah berdirinya Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi berawal dari tahun berdirinya STAIN 1963, ini bagian dari perguruan tinggi Nahdatul Ulama (PERTINU). Pada saat itu Pertinu mengasuh tiga UPPS, yakni UPPS Syari’ah, UPPS Tarbiyah, dan UPPS Ushuluddin. Tahun berganti tahun sampai tanggal 1 Juni 1968, salah satunya UPPSnya, yaitu UPPS Tarbiyah “diinfaqkan” ke Negara menjadi UPPS Tarbiyah IAIN imam Bonjol Cabang Padangsidimpuan. Dalam perjalanan yang panjang sampai pada tahun 1973, sejalan dengan didirikannya IAIN Sumatera Utara, maka UPPS Tarbiyah IAIN Imam Bonjol cabang Padangsidimpuan ini beralih menjadi cabang IAIN Sumatera Utara Medan. UPPS Tarbiyah IAIN Sumatera Utara di Padangsidimpuan ini berjalan dari tahun 1973 sampai tahun 1997.
Sejalan dengan keluarnya keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1997 tanggal 21 Maret 1997 dan Keputusan Menteri Agama Nomor 300 tahun 1997 serta Nomor 333 tahun 1997,tentang pendirian STAIN, maka UPPS Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Cabang Padangsidimpuan diubah statusnya menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Padangsidimpuan yang otonom dan berhak mengasuh beberapa jurusan. Selanjutnya, pada tanggal 6 Januari 2014, STAIN Padangsidimpuan berubah status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan, yang semula mengasuh tiga jurusan berkembang menjadi empat UPPS yaitu: UPPS Tarbiyah dan Ilmu Kegurutan (FTIK), UPPS Syari’ah dan Ilmu Hukum (FASIH), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (UPPS), dan UPPS Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).
Sejarah berdirinya Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (UPPS) terdapat di Renstra UPPS dan buku Panduan Akademik, sehingga mahasiswa dapat mengetahui dan memahami sejarah berdirinya kampus tercinta, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. UPPS membawahi 4 Program Studi yaitu Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) berdiri sejak tahun 2002, Bimbingan Konseling Islam (BKI) yang berdiri sejak tahun 2012, Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dan Manajemen Dakwah (MD) yang sama-sama berdiri sejak tahun 2014.