Dekan FDIK Gelar Upa-Upa untuk Prof. Dr. H. Armyn Hasibuan, M.Ag Jelang Pengukuhan Guru Besar

Padangsidimpuan, 09/03/2026. Menjelang prosesi pengukuhan guru besar di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Dekan dan seluruh civitas akademika Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Syahada Padangsidimpuan menggelar acara sederhana berupa upa-upa sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada Prof. Dr. H. Armyn Hasibuan, M.Ag yang berhasil meraih jabatan akademik tertinggi sebagai Guru Besar dalam bidang Akhlak Tasawuf.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut dihadiri oleh Dekan FDIK Dr. Magdalena, M.Ag, para wakil dekan, ketua program studi dan dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan FDIK. Tradisi upa-upa yang merupakan kearifan lokal masyarakat Mandailing–Angkola ini dilaksanakan sebagai bentuk doa, harapan, serta ungkapan rasa bangga atas capaian akademik yang diraih oleh salah satu putra terbaik fakultas.

Dekan FDIK, Dr. Magdalena, M.Ag menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian Prof. Armyn Hasibuan. Beliau menegaskan bahwa kehadiran guru besar pertama di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi menjadi energi baru bagi pengembangan keilmuan, khususnya dalam bidang dakwah, akhlak, dan tasawuf.

“Capaian ini bukan hanya kebanggaan pribadi bagi Prof. Armyn Hasibuan, tetapi juga kebanggaan bagi seluruh civitas akademika FDIK dan UIN Syahada Padangsidimpuan. Beliau adalah guru besar pertama di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, sehingga momentum ini menjadi sejarah penting bagi perkembangan fakultas ke depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dekan berharap keberadaan guru besar di lingkungan FDIK dapat memperkuat tradisi akademik, meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah, serta menjadi inspirasi bagi dosen-dosen muda untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan institusi.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Armyn Hasibuan, M.Ag menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian serta doa dari keluarga besar FDIK. Ia mengaku bahwa perjalanan akademik hingga mencapai jabatan guru besar tidak lepas dari dukungan kolega, pimpinan fakultas, dan seluruh civitas akademika.

“Upa-upa ini menjadi doa dan semangat bagi saya untuk terus mengabdi dalam pengembangan ilmu, khususnya dalam bidang akhlak dan tasawuf, serta memberikan kontribusi terbaik bagi UIN Syahada Padangsidimpuan,” ujarnya.

Acara upa-upa tersebut ditutup dengan doa bersama dan pemberian hidangan tradisional sebagai simbol keberkahan dan harapan akan kesuksesan dalam prosesi pengukuhan guru besar UIN Syahada Padangsidimpuan yang akan segera dilaksanakan. Momen ini sekaligus menjadi wujud kekompakan dan kebersamaan civitas akademika FDIK dalam menyambut capaian akademik yang membanggakan bagi fakultas dan universitas.