FDIK UIN Syahada Gelar Kultum Ramadhan 1447 H, Tekankan Pentingnya Menuntut Ilmu

Padangsidimpuan, 25 Februari 2026 – Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syahada Padangsidimpuan menggelar kegiatan Kultum Ramadhan 1447 H pada Rabu (25/2/2026) di lingkungan FDIK. Kegiatan yang diikuti oleh civitas akademika fakultas ini berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Kultum Ramadhan menjadi salah satu agenda rutin fakultas dalam mengisi bulan suci dengan kegiatan yang memperkuat nilai keislaman sekaligus menambah wawasan keilmuan.

Kegiatan ini menghadirkan Dandy Hasibuan, M.Sos sebagai penceramah dengan tema “Pentingnya Menuntut Ilmu.” Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim dan menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas diri serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Menurut Dandy, Islam menempatkan ilmu pada posisi yang sangat tinggi. Ia menjelaskan bahwa melalui ilmu, seseorang dapat memahami ajaran agama secara benar sekaligus mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern. Oleh karena itu, mahasiswa dan sivitas akademika di lingkungan kampus diharapkan terus meningkatkan semangat belajar dan tidak berhenti mencari ilmu.

Ia juga mengingatkan bahwa proses menuntut ilmu harus dibarengi dengan niat yang tulus dan sikap rendah hati. Ilmu yang diperoleh tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Dengan demikian, ilmu menjadi sarana untuk membangun peradaban yang lebih baik.

Kegiatan kultum ini dipandu oleh Jelita Hasibuan, M.Sos selaku moderator yang mengarahkan jalannya acara dengan baik sehingga diskusi berlangsung interaktif dan menarik. Suasana kebersamaan tampak terasa ketika para peserta menyimak materi yang disampaikan serta merefleksikan pesan-pesan yang relevan dengan kehidupan akademik dan spiritual selama bulan Ramadhan.

Melalui kegiatan Kultum Ramadhan ini, FDIK UIN Syahada Padangsidimpuan berharap dapat terus menumbuhkan budaya intelektual yang selaras dengan nilai-nilai keislaman di kalangan civitas akademika. Selain sebagai sarana penguatan spiritual, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya menuntut ilmu sebagai bekal dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan agama.