FDIK UIN Syahada Jajaki Kerja Sama dengan Bengkel Sampah, Dorong Green Dakwah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Padangsidimpuan, 14 Oktober 2026 – Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menjajaki kerja sama dengan Bengkel Sampah Kota Padangsidimpuan sebagai upaya memperkuat edukasi lingkungan, pengelolaan sampah berkelanjutan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penjajakan tersebut berlangsung di Gedung Dekanat FDIK, Rabu (14/10/2026), dengan PT. Inovasi Muda Angkola Bengkel Sampah dihadiri langsung oleh Nazhamuddin Siregar, S.T, selaku Direktur PT. Inovasi Muda Angkola Bengkel Sampah.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pengelola sampah yang berorientasi pada kepedulian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. Dari pihak FDIK, kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. Pahri Siregar, M.Pd.I, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama, Dr. Icol Dianto, M.Kom.I, Kepala Bagian Tata Usaha, Sukerman, S.Ag, Koordinator Tenaga Kependidikan, H. Maraondak, M.A, Ahmad Toib Daulay, S.E serta dosen Program Studi Manajemen Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam, Yuli Eviyanti, M.M.

Dalam pemaparannya, Nazhamuddin Siregar menjelaskan bahwa Bengkel Sampah memiliki pendekatan yang berbeda dari praktik pengumpulan sampah yang hanya berorientasi pada transaksi jual beli. Menurutnya, Bengkel Sampah tidak hanya berfokus pada nilai ekonomi sampah, tetapi juga mengedepankan edukasi, sosialisasi pengelolaan dan pemeliharaan lingkungan, program sosial, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa meningkatnya produksi sampah menjadi tantangan serius yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan perlu terus dibangun melalui edukasi dan praktik pengelolaan sampah yang tepat. Sampah yang dikelola secara baik, menurutnya, tidak hanya membantu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga berpotensi menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat.

Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. Pahri Siregar, M.Pd.I menyambut baik kunjungan Direktur Bengkel Sampah tersebut. Ia menyampaikan bahwa FDIK terbuka terhadap kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan institusi, mahasiswa, dan masyarakat. Pertemuan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui penyusunan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) serta implementasi program kerja sama, termasuk penempatan mahasiswa FDIK untuk melaksanakan kegiatan magang di Bengkel Sampah.

Senada dengan itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama, Dr. Icol Dianto, M.Kom.I menegaskan bahwa penjajakan kerja sama ini memiliki kesesuaian dengan visi kelembagaan FDIK dan UIN Syahada yang berlandaskan paradigma teoantropoekosentris. Paradigma tersebut menempatkan hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, perhatian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi. Atas dasar itu, FDIK terus mendorong pengembangan green dakwah atau dakwah berwawasan ekologi sebagai pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Pengelolaan sampah secara berkelanjutan menjadi salah satu bidang yang relevan untuk dikembangkan melalui pendekatan tersebut.

Lebih lanjut, Dr. Icol Dianto, M.Kom.I menjelaskan bahwa kerja sama ini berpotensi menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa, terutama mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) yang mempelajari pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi lokal, dan penguatan ekonomi masyarakat. Melalui program magang dan kegiatan kolaboratif, mahasiswa diharapkan dapat terlibat langsung dalam edukasi pengelolaan sampah, pendampingan masyarakat, serta pengembangan kegiatan ekonomi berbasis pemanfaatan sampah.

Melalui penjajakan kerja sama ini, FDIK UIN Syahada berharap terbangun sinergi berkelanjutan dengan Bengkel Sampah Kota Padangsidimpuan. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman praktik lapangan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran ekologis, budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, dan kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan demikian, pengembangan green dakwah dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat.