Ketua Dewan Jemari Sakato Apresiasi Mahasiswa PMI FDIK UIN Syahada dalam Program Magang

Padangsidimpuan, 15 Juni 2025. Pelaksanaan program magang mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, mendapat apresiasi positif dari Budi Febriandi, Ketua Dewan Sakato.

Program magang yang berlangsung pada 24 Februari hingga 15 Juni 2025 menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus memperoleh pengalaman nyata dalam kegiatan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Selama menjalani magang, mahasiswa PMI terlibat dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, komunikasi sosial, penguatan kapasitas masyarakat, serta kegiatan kelembagaan yang relevan dengan bidang keilmuan PMI.

Budi Febriandi selaku Ketua Dewan Sakato memberikan apresiasi terhadap semangat, kedisiplinan, dan kontribusi mahasiswa PMI FDIK UIN Syahada selama mengikuti program magang. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan energi positif sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga kemasyarakatan.

Apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi dinamika masyarakat. Pengalaman magang diharapkan mampu membentuk mahasiswa PMI menjadi insan akademik yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, kepedulian sosial, dan kemampuan berkontribusi di tengah masyarakat.

Bagi FDIK UIN Syahada, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pembelajaran berbasis pengalaman dan keterlibatan langsung mahasiswa dalam kehidupan masyarakat.

Kolaborasi antara FDIK UIN Syahada dan Jemari Sakato diharapkan dapat terus terjalin dan dikembangkan dalam berbagai program lainnya, sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi mahasiswa dan masyarakat.

Magang bukan sekadar belajar di lapangan, tetapi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk hadir, berkontribusi, dan tumbuh bersama masyarakat.