UIN Syahada Padangsidimpuan Kukuhkan 500 Wisudawan, Tegaskan Komitmen Lulusan Cerdas Berintegritas
Padangsidimpuan, 25 Januari 2026 — Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-54 dan Pascasarjana ke-27 Tahun 2026, Minggu (25/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Kampus Menuju Masyarakat: Menjadi Lulusan Cerdas Berintegritas untuk Perubahan Sosial” dengan panitia pelaksana dari Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Syahada Padangsidimpuan.
Sebanyak 500 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan, terdiri atas 450 lulusan program Sarjana (S1) dan 50 lulusan program Pascasarjana (S2). Lulusan S1 berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sebanyak 265 orang, Fakultas Adab dan Ilmu Humaniora (FASIH) 62 orang, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) 27 orang, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 96 orang.
Sidang senat terbuka ini turut dihadiri Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., A.K., M.M., CA., Komandan Distrik Militer (Dandim) 0212/Tapanuli Selatan, unsur pimpinan dan anggota Senat UIN Syahada, pimpinan civitas akademika, pimpinan perbankan mitra, para kepala sekolah dan pemangku kepentingan, jajaran Dharma Wanita Persatuan, Ikatan Keluarga Alumni, serta orang tua dan keluarga wisudawan.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal pengabdian lulusan di tengah masyarakat.
“Wisuda ini bukan garis akhir, tetapi titik awal pengabdian. Ilmu yang diperoleh di kampus harus diwujudkan dalam kontribusi nyata dan solusi atas persoalan masyarakat. Lulusan UIN Syahada harus cerdas secara intelektual, matang secara spiritual, dan kuat secara moral,” tegas Rektor.
Rektor juga menekankan bahwa tema wisuda mencerminkan komitmen moral dan intelektual UIN Syahada dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepekaan sosial.
“Sebagai lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, saudara memiliki tanggung jawab besar untuk memadukan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Jadilah agen perubahan sosial yang menghadirkan empati, kepedulian, dan tindakan nyata di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran strategis UIN Syahada Padangsidimpuan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.
Ia mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, serta menegaskan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.
“Para lulusan UIN Syahada diharapkan menjadi generasi intelektual yang berintegritas, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan, khususnya di Kabupaten Tapanuli Selatan,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, terutama dalam penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan siap memperkuat kerja sama dengan UIN Syahada Padangsidimpuan dalam upaya mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter,” tambahnya.
Orasi ilmiah pada Wisuda Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan kali ini disampaikan oleh Dr. Muhammad Syukri Pulungan, M.Psi yang juga sebagai Direktur Pusat Kajian Kesehatan Mental (PUSKESTAL) Indonesia, beliau menyampaikan terkait Asrama dan Kepemimpinan Kampus pondasi masa depan UIN Syahada. Menurutnya, UIN Syahada yang berdiri sejak 1968 telah melewati berbagai fase kepemimpinan dengan legacy mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penguatan pendidikan Islam.
Dr. Syukri mengapresiasi capaian yang diraih di bawah kepemimpinan Rektor UIN Syahada Prof. Dr. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag, termasuk keberhasilan meraih akreditasi unggul bagi institusi dan sejumlah program studi.
Doktor Psikologi Islam lulusan UIN Jakarta itu juga menekankan peran strategis asrama mahasiswa sebagai instrumen pembentukan karakter, religiusitas, dan kesejahteraan mental mahasiswa.
“Asrama yang dikelola dengan visi jelas akan menjadi fondasi lahirnya generasi emas,” katanya.
Selanjutnya Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Dr. Magdalena, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana, sivitas akademika, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-54 dan Pascasarjana ke-27 Tahun 2026.
Menurutnya, pelaksanaan wisuda yang dipercayakan kepada Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi sebagai panitia pelaksana berlangsung dengan tertib, khidmat, dan profesional, mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen kuat dalam mendukung agenda akademik universitas.
“Kegiatan wisuda ini bukan sekadar seremoni akademik, tetapi momentum reflektif bagi para lulusan untuk meneguhkan peran keilmuan dan pengabdian di tengah masyarakat. Tema Kampus Menuju Masyarakat sangat sejalan dengan nilai-nilai dakwah dan komunikasi yang menekankan integritas, kepedulian sosial, dan perubahan yang berkelanjutan,” ujar Dr. Magdalena, M.Ag.
Ia juga berharap para lulusan UIN Syahada Padangsidimpuan mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan dalam berbagai ruang pengabdian, sekaligus menjaga nama baik almamater di tengah masyarakat.
Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-54 dan Pascasarjana ke-27 ini menjadi momentum penting bagi UIN Syahada Padangsidimpuan dalam meneguhkan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pencetak lulusan cerdas berintegritas guna mendorong perubahan sosial yang berkelanjutan.






