FDIK UIN Syahada Ikuti Workshop Kurikulum OBE, Perkuat Pembelajaran Berorientasi Capaian dan Mutu Lulusan

Padangsidimpuan, 12 Oktober 2026 – Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan turut berpartisipasi dalam Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang diselenggarakan selama tiga hari, 8–10 Oktober 2026, di Ruang Sekretariat AIPT UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.

Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis Outcome-Based Education (OBE) Berparadigma Teoantropoekosentris untuk Menghasilkan Lulusan yang Kompeten, Adaptif, Berkarakter, dan Berdaya Saing.” Workshop tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat mutu pendidikan tinggi melalui penyusunan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan dunia kerja.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yakni Dr. Yudi Chadirin, S.TP., M.Agr. dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Prof. Dr. Tria Astika Endah Permatasari, S.KM., M.K.M. dari Universitas Muhammadiyah Jakarta. Kehadiran kedua narasumber diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta mengenai konsep, strategi, dan implementasi kurikulum OBE dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. Arbanur Rasyid, M.A. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan implementasi kurikulum berdampak berbasis OBE sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan kapasitas dosen dalam merancang proses pendidikan yang selaras dengan capaian pembelajaran.

“Workshop ini menjadi bagian dari upaya penguatan implementasi kurikulum berdampak berbasis Outcome-Based Education (OBE), sekaligus meningkatkan kapasitas dosen dalam merancang pembelajaran yang selaras dengan capaian pembelajaran. Diharapkan setelah kegiatan ini, setiap program studi memiliki Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE,” ungkapnya.

Peserta workshop terdiri atas ketua program studi, ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPM) fakultas, serta mahasiswa di lingkungan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Keterlibatan berbagai unsur akademik tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam memastikan bahwa penyusunan kurikulum tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen akademik, tetapi juga pada peningkatan kualitas proses pembelajaran dan kompetensi lulusan.

Bagi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, keikutsertaan dalam workshop ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pengembangan kurikulum pada program studi di lingkungan fakultas. Implementasi OBE diharapkan dapat memastikan keterkaitan antara profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), bahan kajian, metode pembelajaran, dan sistem penilaian. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat dirancang secara lebih terukur, sistematis, dan berorientasi pada kompetensi yang dibutuhkan mahasiswa.

Selain itu, paradigma teoantropoekosentris yang menjadi landasan kegiatan memberikan arah bagi pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan dimensi ketuhanan, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Pendekatan ini relevan bagi pengembangan keilmuan dakwah dan komunikasi Islam yang tidak hanya menekankan penguasaan kompetensi profesional, tetapi juga pembentukan karakter, etika komunikasi, tanggung jawab sosial, serta kemampuan memberikan solusi bagi persoalan masyarakat.

Melalui workshop ini, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan diharapkan semakin memperkuat budaya mutu akademik dan menghasilkan kurikulum yang adaptif terhadap perubahan zaman. Partisipasi FDIK dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen fakultas untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan lulusan yang kompeten, berintegritas, berkarakter Islami, serta mampu bersaing dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat.