Visi Misi Sasaran Tujuan Pengembangan Masyarakat Islam
Visi
“Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam bertaraf internasional dengan paradigma keilmuan teoantropoekosentris dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat dan cerdas.”
Misi
1
a. Menyelenggarakan pendidikan yang integratif dan holistik dalam bidang Pengembangan Masyarakat Islam, dengan memadukan wawasan keislaman, ilmu pengetahuan, dan kearifan lokal berbasis teknologi informasi dan komunikasi (ICT).
2
b. Mengembangkan penelitian yang berfokus pada isu-isu pengembangan masyarakat Islam dengan memperhatikan dinamika sosial-budaya, serta pemanfaatan kearifan lokal dan teknologi dalam penyelesaian masalah-masalah sosial.
3
c. Mengabdikan ilmu pengetahuan melalui pemberdayaan masyarakat yang bertumpu pada nilai-nilai Islam, kearifan lokal, dan perkembangan ICT, guna menciptakan masyarakat yang adil, sejahtera, dan berkeadaban.
4
d. Menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga, baik nasional maupun internasional, untuk mengembangkan jaringan dakwah dan pengabdian yang inovatif dan berkelanjutan.
5
e. Mencetak lulusan yang memiliki kompetensi tinggi dalam mengelola dan memimpin program pemberdayaan masyarakat yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam, ke-Indonesiaan, dan teknologi modern.
Tujuan
- a. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, keislaman, dan teknologi yang kuat serta mampu berkontribusi dalam pengembangan masyarakat berbasis ICT dan kearifan lokal.
- b. Menghasilkan penelitian inovatif yang berfokus pada pengembangan masyarakat Islam di Indonesia, yang dapat memberikan solusi terhadap tantangan sosial dengan memanfaatkan kearifan lokal dan teknologi informasi.
- c. Menghasilkan program-program pengabdian yang bermanfaat bagi pemberdayaan masyarakat, dengan pendekatan integratif antara nilai-nilai keislaman, ICT, dan kearifan lokal.
- d. Membangun jejaring kerjasama dengan berbagai pihak yang mendukung pengembangan keilmuan dan profesionalisme dalam bidang Pengembangan Masyarakat Islam.
- e. Mewujudkan lulusan yang berkarakter, berwawasan global, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai ke-Indonesiaan, kearifan lokal, serta ajaran Islam.